Banyak orang mulai penasaran menilik dapur industri perfilman Iran. Apalagi, setelah film A Separation besutan sutradara Asghar Farhadi memenangkan penghargaan Film Berbahasa Asing terbaik dalam ajang Academy Awards 2012 baru-baru ini. A Separation sendiri adalah film hasil garapan sutradara Asghar Farhadi bercerita tentang kehidupan pasangan Nader (Peyman Moaadi) dan Simin (Leila Hatami), yang berada di ambang perceraian. Keinginan Simin adalah meninggalkan Iran agar putrinya, Termeh (Sarina Farhad), dapat tinggal di tempat yang lebih layak. Sayangnya, niat tersebut tidak disetujui oleh Nader yang ingin tetap tinggal demi menjaga ayahnya yang menderita Alzheimer. Perbedaan pendapat ini membuat Simin memutuskan untuk pindah ke rumah ibunya dan meninggalkan Nader serta Termeh.
Sepeninggal Simin, Nader memutuskan menyewa pengasuh untuk ayahnya, Razieh (Bayat). Razieh merupakan perempuan muda yang sedang hamil dan memiliki suami pemarah, Hodjat (Hosseini). Ia menerima pekerjaan ini tanpa berkonsultasi terlebih dulu dengan suaminya, suatu hal yang harus dilakukan perempuan di negara ini.
Pada satu waktu, Razieh harus menghadiri pertemuan dengan dokternya sehingga ia memutuskan untuk mengikat dan mengunci ayah Nader. Nader marah ketika menemukan ayahnya dalam kondisi pingsan karena terjatuh. Ia mengusir Razieh keluar sehingga menyebabkan perempuan ini jatuh dari tangga dan harus kehilangan janinnya. Konflik semakin menarik karena pengadilan tidak hanya dihadapi oleh Nader, tetapi juga Razieh karena didakwa menyiksa seorang pria tua.
Film ini berhasil mengalahkan Bullhead (Belgia), Footnote (Israel), In Darkness (Polandia) dan, Monsieur Lazhar (Kanada).
"Film tanpa adegan seks dan kekerasan adalah ciri khas perfilman Iran. Film Iran adalah tentang bagaimana caranya menyampaikan sebuah pesan tanpa perlu menggambarkannya lewat adegan kurang semestinya," kata Farazandeh di kediamannya di Jakarta, 28 Februari 2012.
Farazandeh mengatakan, film yang sekarang diminati kebanyakan orang adalah fim yang sarat dengan aksi kekerasan, film romansa, atau film yang penuh adegan hubungan intim di luar norma. Ia juga mengatakan, film-film yang berisi adegan semacam itu pasti banyak penontonnya.
Maka dari itu, kemenangan A Separation dinilai menjadi fantastis karena mampu menyabet penghargaan dengan tetap mengusung ciri khas film Iran yang bukan merupakan hiburan murni tanpa pesan. "Memang, tujuan dibuatnya film Iran adalah untuk memberitahu dan membedah permasalahan sosial yang terjadi di negara kami," kata Farazandeh.
A Separation, film produksi 2011 yang bertutur tentang sepasang suami istri yang dihadapkan pada pilihan sulit bukanlah film pertama yang mewakili Negeri Persia dalam ajang Academy Awards dalam kategori Film Berbahasa Asing Terbaik. Pada 1998, sutradara Majid Majidi lewat karyanya Children of Heaven juga dinominasikan untuk kategori yang sama, namun dikalahkan oleh film Italia, Life Is Beautiful, besutan Roberto Benigni. (ren)
Sumber: showbiz.vivanews.com, dengan perubhan secukupnya
1 komentar:
nice info ... :D
salam kenal
Posting Komentar