Robot Canggih, 99% Mirip Manusia
PAKAH Anda pernah melihat film Terminator", film fiksi yang dibintangi Arnold Schwarzenegger? Film ini mengisahkan tentang mayat-mayat tentara AS yang dihidupkan kembali menjadi robot tempur. Itu semua merupakan produk teknologi canggih, karya dari suatu film fiksi. Namun, Douglas Hines, seorang teknokrat ahli kimia organik dan ahli komputer robo-tik mampu membuat robot mirip manusia. Ia berani mengatakan karyanya merupakan robot tercanggih di dunia dengan kesempurnaan 99 persen mirip manusia.
Robot ini dilengkapi komputer di bawah "kulit" silikon hypoallergenic lembut sebagai otaknya. Jenis silikon ini ia kembangkan lebih spesifik sebagai jati diri salah seorang ahli kimia organik terkenal dari AS. Sebelum penggunaan, robot membutuhkan pengenalan suara pemilik dan vocab instant, perangkat lunak untuk menjawab pertanyaan dan percakapan lanjutan. Dia bahkan diberi lima "kepribadian" yang berbeda, tergantung keinginan pemilik.
Dari karakter sifat dingin Farrah dan humoris Wendy, atau si penang Pretty, yang semuanya dapat diprogram sesuai dengan preferensi keinginan calon pemilik. Kalau Anda duduk berdampingan atau mengobrol, tidak akan merasakan bahwa yang diajak mengobrol itu manusia buatan.
"Saat pameran hingga kini, banyak permintaan dari berbagai negara untuk jenis produk baru ini," ujar Hines, teknokrat dan ilmuwan komputer perusahaan Bell Labs. Untuk pengiriman selama beberapa bulan ini ke depan, robot cantik Roxxy tidak tersedia. Namun bagi mereka yang memesannya, Hines mengambil praorder melalui situs webnya, truecompanion.com, tercatat ribuan orang di AS telah mendaftar. "Mereka seperti tidak sabar untuk bertemu dengannya," ujar Hines bangga. "Ini hampir seperti antisipasi mau kencan pertama," ucapnya menambahkan. Bahkan Badan Pertahanan AS memesan 1.000 unit jenis robot laki-laki dengan spesifikasi khusus untuk ditempatkan di unit-unit tertentu.
SETELAH melakukan serentetan uji coba untuk menemukan aplikasi yang didasarkan pada teknologi kecerdasan buatan, Hines akhirnya berhasil menggapai angan-angan untuk membuat robot manusia serealistis mungkin dengan cara menutupi hampir seluruh kelemahan robot pabrikan. Tubuh Roxxy terbuat dari silikon hypoallergenic, jenis material baru yang ia kembangkan yang bisa digunakan untuk pembuatan profil kaki palsu, lebih sempurna dan realistis. Dibentuk menggunakan kerangka yang kaku dan kuat, Roxxy tidak bisa bergerak sendiri tetapi kulitnya dapat berkerut ke dalam hampir menyerupai posisi alami. Untuk membuat bentuk tubuhnya, disiapkan seorang model perempuan yang menghabiskan waktu seminggu berpose untuk serangkaian cetakan.
Hines mengatakan, robot dapat berjalan sendiri dengan menggunakan baterai lithium yang di-charge selama tiga jam. Pemilik dapat mengisi ulang energi Roxxy dengan kabel listrik. Sebuah motor mini di dadanya memompa udara hangat keseluruh tubuh melalui jaringan tabung lembut yang meniupkan angin melalui tubuh robot. Hal ini untuk memastikan tubuh robot itu tetap hangat, sehangat tubuh manusia jika disentuh. R-oxxy juga dilengkapi alat sensor di tangan dan di bagian genital areanya. Reaksi tanggapan vokal akan muncul dengan segera ketika disentuh.
Ketika seseorang berbicara kepada Roxxy, komputernya akan mengubah kata-kata yang diterimanya untuk ucapan teks jawab dalam beberapa detik. Kemudian dengan menggunakan perangkat lunak pengenalan pola, mereka mencocokkan dengan database yang berisi ribuan tanggapan kosakata yang sesuai. Robot lalu menjawab dengan suara yang telah disesuasikannya. Alat perekaman "suara", ditempatkan oleh pro-gammer melalui pengeras suara yang tersembunyi di balik rambut palsu.
"Segala sesuatu yang Anda katakan kepadanya akan diproses seketika. Ini sangat dekat dengan real-time, nyaris tanpa penundaan," ujar Hines tentang dinamika percakapan manusia Roxxy. "Untuk membuatnya serealistis mungkin, ia memiliki dialog yang berbeda pada waktu yang ber-beda. Dia berbicara dalam mimpinya, bahkan bisa mendengkur. Fitur mendengkur dapat dimatikan," katanya.
Untuk sekarang, Roxxy hanya mengerti dan berbicara bahasa Inggris. Akan tetapi, Hines benar-benar berotak bisnis. Kini ia mengembangkan usahanya dengan membuat beberapa robot versi Jepang dan Spanyol. Untuk merekam dialog dikustomisasi dan frase, untuk setiap klien berbeda dikenakan biaya tambahan. Dengan demikian, berarti Roxxy dapat berbicara kepada Anda tentang berbagai masalah, NASCAR misalnya, atau seluk-beluk politik di TimurTengah, tentang isu nuklir Iran dan sebagainya. Benar-benar robot manusia yang unik dan cerdik.




