Sabtu, 19 November 2011

Abstraksi Peran Generasi Muda

"Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri." (Soekarno-Proklamator)

Negeri itu Bernama Indonesia
Sebait elegi nyanyian suram seorang bocah di tepi jalan. Menderu-deram dalam bising kota pesakitan. Berjalan menembus kepul asap, beriring dengan para pelintas jalan. Tak apalah sengau mereka dengar, toh baguspun tak ada yang peduli. Biarlah, selama perut kosong dapat terganjal, kardus usang serasa hotel berbintang. Mata sayup redup, hanya kepul asap dan rentetan mobil beriring yang ia saksikan. Ketika anak seusianya berceloteh riang dengan ayah dan bunda tersayang, bertanya tentang apa menu makan malam. Bercerita tentang pelajaran dari ibu guru hari ini. Berceloteh tentang impian dan masa depan. Pun, kata itu tak pernah nampak dalam hidupnya, “Mimpi, masa depan”.
Di waktu yang sama di tempat yang lain, seorang lelaki bersuara lantang. Bergelora penuh semangat. Matanya menyalak, suaranya tegas menghardik. Mengerahkan semua kemampuan verbal yang ia miliki. Malam ini sidang terakhir pembahasan kenaikan tunjangan dan gaji anggota dewan, rupanya segala kemewahannya tampak kurang bergelimpang. Anggota dewan yang terhormat. Sebagian dengan sabar menungguinya menurunkan pengeras suara yang dia genggam. Sebagian menikmati busa empuk di kursi kehormatan dan jatuh terlelap di meja elegan berpelitur coklat. Malam ini diskusi berjalan alot. Tidak sedikit yang merasa cukup mempertahankan nilai puluhan juta tunjuangan yang diterima. Lebih banyak yang menghardik tunjangan yang terlampau kecil atas usaha mereka untuk “rakyat”. Ya, inilah potret kecil kehidupan negeri ini. Negeri “indah” tempat kuterlahir, menjadi bagian hidup dari tanah, Indonesia.
Adakah yang meragukan pesona tanah Indonesia? Hamparan zamrud hijau nan elok di batas khatulistiwa. Tanah subur Indonesia yang telah menumbuhkan 6 ribu jenis anggrek, biodiversitas anggrek terbesar di dunia. Indonesia dengan spesies bambu, palem, rotan, meranti, kupu-kupu, dan mamalia terbesar di dunia. Indonesia dengan 39.549.447 hektar hutan tropis dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah terlengkap di dunia.
Siapakah yang meragukan kekayaan alam Indonesia? Produsen timah terbesar kedua dunia, peringkat 1 produksi cengkeh dan pala dengan kualitas tinggi, peringkat 2 produksi karet alam dan minyak sawit mentah. Indonesia produsen terbesar gas cair, memenuhi 20% konsumsi dunia. Indonesia dengan cadangan minyak 9,7 juta barrel dan cadangan gas alam 146,7 triliun kaki kubik. Indonesia dengan tambang tembaga terbesar ketiga di dunia. Indonesia dengan bahan galian terbanyak di dunia. Begitu banyak nikmat Tuhan tanam dalam tanah Indonesia.

Bangsa yang Tertawan
Sebatas kontemplasi akan makna kebebasan dan kemerdekaan. 66 tahun silam, Bapak pendiri negara ini dengan lantang mengumandangkan kemerdekaan tanah ini. Dalam bayang bayonet dan moncong pistol menyuarakan konstitusi Indonesia. Menyatakan kedaulatan bangsa Indonesia. Setelah berabad-abad hidup tertawan dan terkungkung dalam jajahan.
Adakah tanah ini telah merdeka? Ya, ini tanah merdeka. Adakah bangsa ini berdaulat? Ya, ini bangsa berdaulat. Adakah bangsa ini hidup sebagai tawanan? Ya, bangsa ini masih tertawan. Bukan terkungkung dalam kilat senjata dan kekerasan fisik. Bangsa ini tertawan oleh tekanan psikis dan “keberhasilan” produk pendidikan. Tokoh berdasi dalam rentetan gelar akademis yang duduk dalam singgasana para pengambil kebijakan. Apakah ini produk pendidikan Indonesia? Tentu bukan, pendidikan itu mencerdasakan bukan membodohi.
Bangsa ini tertawan oleh keserakahan. Oleh saudara pengambil kebijakan negeri kaya nan elok menawan. Bangsa ini ditidurkan dalam impian janji tentang masa depan. Mati suri atas segala kedigdayaan tanah nusantara Indonesia. Dilematika krisis sosial terpuruk oleh regenerasi yang lambat, kehilangan semangat dan komitmen membangun sumberdaya manusia yang mandiri.

Kepak Sayap Jiwa Pembaharu
Secara konstitusional bangsa ini telah merdeka. Memang. Namun, sumber daya Indonesia tetap menjadi bulan-bulanan teknologi bangsa lain. Perut-perut tanah pertiwi Indonesia dikeruk, digagahi pengetahuan dan kemampuan sumber daya manusia bangsa lain. Apakah generasi muda ini belum mengenal potensinya sendiri? Tidak juga, betapa banyak kecerdasan anak muda bangsa ini diakui dunia. Dikalungi medali kebanggan dalam even bergengsi Internasional.
Kuncup tunas bangsa pengemban estafet pembangunan telah tumbuh. Namun sayang, tidak sepenuhnya tanah Indonesia menjadi media tumbuh yang cocok bagi tunas ini. Satu-persatu kuncup-kuncup muda tumpuan bangsa diangkut dan dikembangkan di negeri orang. Mekar dan berbuah di negeri orang. Sudah banyak akademisi bangsa ini berkarya bukan di negeri mereka sendiri. Mereka takut menjadi layu oleh birokrasi dan iklim politik di tanah sendiri.
Ibarat sebuah mata rantai yang terjurai panjang, posisis generasi muda dalam masyarakat menempati mata rantai yang paling sentral. Berfungsi sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa yang telah diletakkan oleh generasi sebelumnya dan berkemampuan untuk mengisi dan membina kemerdekaan . Sosok generasi muda merupakan suatu entitas potensial. Sejarah mencatat, peran sentral generasi muda Indonesia dari masa ke masa sebagi sebuah sumber prakarsa dan perintis kebangkitan. Integrasi pemuda Indonesia dalam Sumpah Pemuda tahun 1928 menjadi tonggak pergerakan idealisme bangsa merdeka. Generasi muda Indonesia secara kultural selalu menjadi poros perubahan yang selalu tanggap terhadap polemik bangsa Indonesia. Menjadi yang terdepan dalam segala dimensi kehidupan.

Mengusung Peta Konsep Masa Depan
Memang menyenangkan menjadi telur. Bersembunyi di dalam cangkang, terselimut oleh kedamaian. Tak peduli akan apa yang terjadi diluarnya, negaranya luluh lantak oleh bencana, acuh-tidak mau tahu. Mungkin lebih menyenangkan menjadi ulat. Berjalan lambat penuh ketenangan. Tak peduli bangsa lain melangkah sangat jauh dan kita tertinggal. Setidaknya apabila ada lubang di depan, yang melaju lebih kencang akan terjebak lebih dulu, dan kita selamat. Atau mungkin menyenangkan menjadi kepompong. Hidup penuh kenyamanan tanpa peduli ada gangguan. mengisolasi diri dari keadaan. Tak peduli anak-anak bangsa ini menangis mengais makan, dan lebih banyak lagi saudara kita kelaparan. Namun, bukankah lebih menyenangkan menjadi kupu-kupu? menjelajah warna-warni dunia. Menjadi penolong kelangsungan hidup sekuntum bunga sebagai polinator. Melihat betapa besar Allah menciptakan kebesaran bangsa Indonesia dengan potensinya. Kita pun mampu menjadi pembawa kehidupan bagi bangsa ini.
Sebuah retorika tentang tumpuan kelanjutan peradaban sebuah bangsa dalam genggaman generasi muda. Idealisme pemuda yang sanggup mengalahkan menjadi syarat konsep kepemimpinan transformatif. Memulai sebuah perubahan diperlukan kesiapan menembus pembaharuan yang penuh resiko. Hanya dengan kesiapan pengetahuan, kepemimpinan, dan keterampilan dari generasi muda hal ini dapat diraih.
Rasulullah saw bersabda: "Setiap kalian adalah pemimpin, dan kalian akan dimintai pertanggung jawabannya". Banyak dari kita yang tahu bagaimana keadaaan bangsa ini. Namun, lebih banyak dari kita yang memilih menutup telinga dan acuh pada semua yang telah ada. Adakah benar ungkapan "Diam itu Emas"? SALAH BESAR orang yang mengatakannya. Rasulullah bersabda: Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka berkatalah baik atau diam. Sebuah kebodohan kawan pabila kita berkata diam itu emas. Atau mungkin kita termasuk golongan orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhir? Naudzubillahi min dzalik. Rasulullah dalam hadis ini menyampaikan diam bukanlah EMAS melainkan PERAK. Berkatalah baik maka kau akan mendapat EMAS. Sampaikan berita baik dan kebenaran maka kau akan dapat EMAS. Berjuanglah untuk bangsamu maka kau akan dapat tempat tertinggi. Bukan hanya apatis dan tidak peduli akan semuanya.
Pun, tak semudah membalikkan telapak tangan. Generasi muda bangsa ini perlu disadarakan tentang potensi diri mereka. Melalui serangkaian pengembangan kesadaran pengabdian pada masyarakat. Melalui organisasi internal lembaga pendidikan setingkat OSIS, BEM. Melalui kegiatan kepemudaan karang taruna, Pramuka, Palang Merah Remaja dan sebagainya. Generasi ini perlu disadarkan kembali tentang nilai dedikasi dan nasionalisme. Dikembalikan pada ideologi bangsa sebagai sebuah falsafah dan nilai luhur yang ingin dicapai bersama menuju kesejahteraan. Menuju generasi Indonesia dengan sumber daya manusia yang mumpuni, mampu mengelola sumber daya alam Indonesia secara mandiri. Mencetak generasi kritis yang menguasai teknologi dengan semangat nasionalisme. Menuju peradaban baru Indonesia.
Secara konkret bangsa ini perlu berbenah. Sedikit demi sedikit menghilangkan egoisme individual. Mengembangkan kesadaran nasional secara simultan. Mendongkrak semangat generasi muda penerus bangsa terus berprestasi untuk negeri. Mengikis perbedaan etnis, menjalin kerukunan, dan mulai menyandang integrasi sebagaimana para pemuda Indonesia telah bersumpah. Penggiatan kegiatan pengembangan kecakapan hidup dan jiwa kepemimpinan bagi generasi muda. Bertindak aktif dalam menjaga norma dan nilai luhur bangsa dalam disiplin pribadi, sosial, dan nasional. Membangun kepercayaan kepada pemenrintah dan pembangunan yang berkesinambungan.
Bangkitlah pemuda bangsa, bangkitlah generasiku!
Baca Selengkapnya →Abstraksi Peran Generasi Muda Read More..

Penentram Suasana yang Penuh Dedikasi

Pak Irfan… sosok yang senantiasa ada di balik kesuksesan kita. Mendedikasikan hidup demi berkorban menjaga dari gangguan, baik gangguan yang berkaitan dengan kenyamanan maupun keamanan lingkungan Cendekia.
Oke, pada edisi kali ini , kami dari kru ath thullab akan membahas kepribadian seorang Pak Irfan dengan terperinci hingga dapat membuat ath thullabers lebih memahami akan dirinya secara mendalam.
Irfan I Nisa, itulah nama lengkap lelaki yang lahir dan dewasa di Gorontalo, daerah tercinta tempat berdirinya sekolah kita. Memang sebuah nama yang sudah tak asing di kalangan Cendekia, termasuk anak-anak angkatan 15 yang masih berumur jagung disini. Sehingga lebih memudahkan kita berkomunikasi dengannya. Ia mampu melaksanakan tugas dengan begitu lancar. Terbukti, selama ia bekerja sebagai pegawai keamanan, tak pernah ditemukan kejadian-kejadian yang meresahkan, misal pencuri yang datang dari luar kampus Insan Cendekia. Pekerjaan dilakukan tanpa mengenal rasa lelah, sebab “kecintaan terhadap pekerjaan”.
Kini usianya sudah berkepala empat. Konsistensinya terhadap pekerjaan membuatnya tetap merangkul jabatan penting demi kelancaran proses pembelajaran kita. Selama itulah, ia harus rela meninggalkan keluarganya di rumah . Dua saudara kandung berbeda jenis kelamin turut menghiasai setiap kepulangannya. Mereka adalah Fitra dan Ikron, keduanya merupakan buah hatinya bersama Ibu Maryati.
Bukan perkara mudah untuk sepenuhnya rela bertanggung jawab sebagai suami sekaligus orang tua bagi putra-putri hingga 12 jam lamanya. Sungguh membuat hati jadi rindu. Namun sekali lagi, berkat “kecintaan pada pekerjaan” bisa memberi spirit untuk menjalankan amanat sejak lima tahun lalu itu.
Terlepas dari kesibukan, ia selalu meluangkan waktunya untuk sekadar merefresh otak setelah seharian berkeliling dan mengawasi keadaan sekitar, dengan mencoba teka teki silang mungkin sedikit kejenuhan dapat terhapuskan. Dalam benaknya, tak penah sirna ingatan tentang pekerjaannya di perusahaan pertambangan, tepat sebelum ia benar-benar bekerja di IC.
Hingga kini, salah seorang penentu yang penuh dedikasi ini kerap memberi perhatian kepada para siswa yang ia sayangi. Ia memiliki harapan terhadap siswa untuk tetap berperilaku jujur, patuh akan perintah, bersungguh-sungguh dalam meraih cita-cita serta menghormati guru, karyawan, teman dan semua yang membantu menggapai mimpinya itu.
Selain itu, disela-sela aktivitas yang menyibukkan, dalam sanubarinya terpikirkan bagaimana kita tidak menyia-nyiakan jasa-jasa agungnya. Patutlah baginya untuk mendapat penghormatan kita yang tidak tentu menghargai atau bahkan memerhatikan pengorbanannya.
Akhirnya, alangkah baiknya jikalau kita mau mengambil pelajaran dari sifat dedikasi yang ditunjukkan Pak Irfan. Inilah arti keikhlasan beramal yang perlu kita contoh dimasa mendatang.

Baca Selengkapnya →Penentram Suasana yang Penuh Dedikasi Read More..

Sabtu, 12 Februari 2011

Kalbu yang Bening Sebagai Penyangga Persaudaraan


Add caption

Rasulullah SAW. pertama kali tiba di kota Madinah pada awal tahun pertama Hijriah. Beliau mengetahui orang-orang yYahudi dan Kaum Musyrikin telah lama bermukim di Kota itu. Walaupun demikian Beliau sama sekali tidak berencana untuk menyingkirkan meraka. Awalnya Rasulullah SAW menganggap mereka akan menyambut islam dengan baik. Kalaupun demikian setidaknya mereka tidak akan secepat kaum penyembah berhala dalam melancarkan permusuhan terhadap islam.

  
Orang-orang yahudi dan kaum musyrik itu telah mengetahui tujuan kedatangan Rasulullah SAW, yaitu untuk menyebarkan agama islam, untuk berbuat kebaikan, dan untuk menghadapi kehidupan yang luhur, yaitu kehidupan akhirat. Lagipula agama yang dibawa beliau menghormati Nabi Musa AS dan mengakui kitab suci yang dibawanya. Beliau juga mengajak mereka agar melaksanakan hukum-hukum, dan berpegang teguh dengan ketentuian-ketentuan yang ditetapkan dalam kitab Taurat.

Namun, stelah kaum Anshar melihat hal itu, orang-orang yahudi di Madinah merasa cemas dan dicekam berbagai macam ketakutan. Mulai saat itu, mereka merencanakan berbagai macam cara untuk menghancurkan islam dan menjerumuskan orang-orang muslim dalam melakukan perbuatn yang tercela. Rasulullah SAW menyadari dan mengetahui tabiat-tabiat orang yahudi tersebut, dan Rasulullah ingin melindungi orang-orang muslim dari tabiat buruk mereka. Rasulullah SAW kemudian memberikan pengarahan kepada kaum muslim untuk memiliki kalbu yang bening untuk menjaga diri dari kalbu yang keruh. Beliau berpesan kepada para sahabatnya," Wahai sahabat-sahabatku! Sesungguhnya ada empat ragam kalbu. keempat ragam kalbu itu adalah kalbu yang bening didalamnya terdapat seperti lentera yang berpendar, kalbu yang tertutup yang tutupnya terikat, kalbu yang terbalik, dan kalbu yang berlapis.

Kalbu yang bening adalah kalbu orang yang beriman yang didalamnya terdapat lentera yang berpendar. Kalbu yang tertutup adalah kalbu orang kafir. Kalbu yang terbalik adalah kalbu orang munafik. Dan kalbu yang berlapis adalah kalbu yang mengandung iman dan munafik, iman yang ada didalamnya bagaikan sayuran yang disiram air bersih, sedangkan kemunafikan didalamnya bagaikan bisul yang bernanah dan  berdarah. unsur mana yang paling dominan, itulah yang paling mendominasi.
Baca Selengkapnya →Kalbu yang Bening Sebagai Penyangga Persaudaraan Read More..

Sabtu, 29 Januari 2011

Science Technology

Robot Canggih, 99% Mirip Manusia

PAKAH Anda pernah melihat film Terminator", film fiksi yang dibintangi Arnold Schwarzenegger? Film ini mengisahkan tentang mayat-mayat tentara AS yang dihidupkan kembali menjadi robot tempur. Itu semua merupakan produk teknologi canggih, karya dari suatu film fiksi. Namun, Douglas Hines, seorang teknokrat ahli kimia organik dan ahli komputer robo-tik mampu membuat robot mirip manusia. Ia berani mengatakan karyanya merupakan robot tercanggih di dunia dengan kesempurnaan 99 persen mirip manusia.
Robot ini dilengkapi komputer di bawah "kulit" silikon hypoallergenic lembut sebagai otaknya. Jenis silikon ini ia kembangkan lebih spesifik sebagai jati diri salah seorang ahli kimia organik terkenal dari AS. Sebelum penggunaan, robot membutuhkan pengenalan suara pemilik dan vocab instant, perangkat lunak untuk menjawab pertanyaan dan percakapan lanjutan. Dia bahkan diberi lima "kepribadian" yang berbeda, tergantung keinginan pemilik.


Dari karakter sifat dingin Farrah dan humoris Wendy, atau si penang Pretty, yang semuanya dapat diprogram sesuai dengan preferensi keinginan calon pemilik. Kalau Anda duduk berdampingan atau mengobrol, tidak akan merasakan bahwa yang diajak mengobrol itu manusia buatan.
"Saat pameran hingga kini, banyak permintaan dari berbagai negara untuk jenis produk baru ini," ujar Hines, teknokrat dan ilmuwan komputer perusahaan Bell Labs. Untuk pengiriman selama beberapa bulan ini ke depan, robot cantik Roxxy tidak tersedia. Namun bagi mereka yang memesannya, Hines mengambil praorder melalui situs webnya, truecompanion.com, tercatat ribuan orang di AS telah mendaftar. "Mereka seperti tidak sabar untuk bertemu dengannya," ujar Hines bangga. "Ini hampir seperti antisipasi mau kencan pertama," ucapnya menambahkan. Bahkan Badan Pertahanan AS memesan 1.000 unit jenis robot laki-laki dengan spesifikasi khusus untuk ditempatkan di unit-unit tertentu.
SETELAH melakukan serentetan uji coba untuk menemukan aplikasi yang didasarkan pada teknologi kecerdasan buatan, Hines akhirnya berhasil menggapai angan-angan untuk membuat robot manusia serealistis mungkin dengan cara menutupi hampir seluruh kelemahan robot pabrikan. Tubuh Roxxy terbuat dari silikon hypoallergenic, jenis material baru yang ia kembangkan yang bisa digunakan untuk pembuatan profil kaki palsu, lebih sempurna dan realistis. Dibentuk menggunakan kerangka yang kaku dan kuat, Roxxy tidak bisa bergerak sendiri tetapi kulitnya dapat berkerut ke dalam hampir menyerupai posisi alami. Untuk membuat bentuk tubuhnya, disiapkan seorang model perempuan yang menghabiskan waktu seminggu berpose untuk serangkaian cetakan.
Hines mengatakan, robot dapat berjalan sendiri dengan menggunakan baterai lithium yang di-charge selama tiga jam. Pemilik dapat mengisi ulang energi Roxxy dengan kabel listrik. Sebuah motor mini di dadanya memompa udara hangat keseluruh tubuh melalui jaringan tabung lembut yang meniupkan angin melalui tubuh robot. Hal ini untuk memastikan tubuh robot itu tetap hangat, sehangat tubuh manusia jika disentuh. R-oxxy juga dilengkapi alat sensor di tangan dan di bagian genital areanya. Reaksi tanggapan vokal akan muncul dengan segera ketika disentuh.
Ketika seseorang berbicara kepada Roxxy, komputernya akan mengubah kata-kata yang diterimanya untuk ucapan teks jawab dalam beberapa detik. Kemudian dengan menggunakan perangkat lunak pengenalan pola, mereka mencocokkan dengan database yang berisi ribuan tanggapan kosakata yang sesuai. Robot lalu menjawab dengan suara yang telah disesuasikannya. Alat perekaman "suara", ditempatkan oleh pro-gammer melalui pengeras suara yang tersembunyi di balik rambut palsu.
"Segala sesuatu yang Anda katakan kepadanya akan diproses seketika. Ini sangat dekat dengan real-time, nyaris tanpa penundaan," ujar Hines tentang dinamika percakapan manusia Roxxy. "Untuk membuatnya serealistis mungkin, ia memiliki dialog yang berbeda pada waktu yang ber-beda. Dia berbicara dalam mimpinya, bahkan bisa mendengkur. Fitur mendengkur dapat dimatikan," katanya.
Untuk sekarang, Roxxy hanya mengerti dan berbicara bahasa Inggris. Akan tetapi, Hines benar-benar berotak bisnis. Kini ia mengembangkan usahanya dengan membuat beberapa robot versi Jepang dan Spanyol. Untuk merekam dialog dikustomisasi dan frase, untuk setiap klien berbeda dikenakan biaya tambahan. Dengan demikian, berarti Roxxy dapat berbicara kepada Anda tentang berbagai masalah, NASCAR misalnya, atau seluk-beluk politik di TimurTengah, tentang isu nuklir Iran dan sebagainya. Benar-benar robot manusia yang unik dan cerdik.
Baca Selengkapnya →Science Technology Read More..

Rehat

Mata berkunang-kunang


Seorang pasien yang datang ke klinik untuk mengutarakan keluhan penyakitnya,
Dokter : “Apa yang anda rasakan sekarang?”
Pasien : “Kepala pusing dan mata berkunang-kunang”
Dokter : “Hmm…anda menderita penyakit anemia,dan saya akan memberikan resep ini…”

Keesokan harinya si pasien datang lg ke klinik tsb.
Dokter : “Bagaimana pak, apakah mata bapak masih berkunang-kunang?,atau kepala bapa masih pusing…?”
Pasien : “Kepala saya sudah tidak pusing lagi tapi sekarang mata saya berkupu-kupu”
Dokter : ???????


Naik becak


Seorang turis dari Amerika berkunjung ke Indonesia. Dia mendengar bahwa di Indonesia paling enak naik becak keliling kota. Singkat cerita, dia menemukan becak yang lagi kosong.
Turis : Can you speak English?,
Tukang : Apa? Gereja Inggris tuan?,
Turis : What?,
Tukang: Kuat dong…,
Turis : Are you crazy?,
Tukang : Ah… Tuan bisa aja. Saya dari Bogor, bukan Bekasi.
Turis : Hmm…how much?,
Tukang: Saya bukan Amat, saya Wan Dullah.
Turis : What? One dollar? Oke, let’s go.
Baca Selengkapnya →Rehat Read More..

Puisi

PENYESALAN




Malam ini tak mampu kulihat bintang indah
Tak mampu lagi kutatap sang surya
Duduk manispun aku tak bisa
Aku resah, aku gelisah

Dan ketika ku mampu melhat ciptaan-Mu
Tak sanggup lagi kutahan air mata ini
Semuanya menetes dengan deras
Airmata, keringat, dan darah

Ya 'Afuw...
Ku bersujud, berdoa meminta ampun-Mu
Atas segala dosa dan kesalahan yang kutampung
Dan kuberjanji tak akan mengulangnya lagi

Kini diriku hanya dapat terdiam
Terdiam seperti sunyinya malam
Segala mimpiku telah hilang
Inginnya mengulang...

Tak ingin kumengecap api neraka
Walau aku terlalu hina untuk surga-Mu
Aku hanyalah hamba yang biasa
Yang belum mengerti kebesaran-Mu

Baca Selengkapnya →Puisi Read More..

Ath-Opinion

Pernahkah kita menghitung dosa yang kita lakukan dalam satu hari, satu minggu, satu bulan, satu tahun bahkan sepanjang usia kita?

Andaikan saja kita bersedia menyediakan satu kotak kosong, lalu kita masukkan semua dosa-dosa yang kita lakukan, kira-kira apa yang terjadi? Saya menduga kuat bahwa kotak tersebut sudah tak berbentuk kotak lagi, karena tak mampu menaham muatan dosa kita.

Saudaraku...
Bukankah shalat kita masih "bolong-bolong"? Bukankah pernah kita tahan hak orang miskin yang ada di harta kita? Bukankah pernah kita kobarkan rasa dengki dan permusuhan kepada sesama muslim? Bukankah kita pernah melepitkan selembar amplop agar urusan kita lancar? Bukankah pernah kita terima uang tak jelas statusnya sehingga pendapatan kita berlipat ganda? Bukankah kita tak mau menolong saudara kita yg dalam kesulitan walaupun kita sanggup menolongnya?

Saudaraku...
Daftar ini akan menjadi sangat panjang...Lalu, apa yang harus kita lakukan?

Allah berfirman dalam Surat az-Zumar [39]: 53 "Katakanlah: "Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

Indah benar ayat ini, Allah menyapa kita dengan panggilan yang bernada teguran, namun tidak diikuti dengan kalimat yang berbau murka. Justru Allah mengingatkan kita untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah. Allah pun menjanjikan untuk mengampuni dosa-dosa kita.

Saudaraku...
Karena itu, kosongkanlah lagi kotak yang telah penuh tadi dengan taubat pada-Nya.Kita kembalikan kotak itu seperti keadaan semula, kita kembalikan jiwa kita ke pada jiwa yang fitri dan nazih.

Jika anda mempunyai onta yang lengkap dengan segala perabotannya, lalu tiba-tiba onta itu hilang. Bukankah anda sedih? Bagaimana kalau tiba-tiba onta itu datang kembali berjalan menuju anda lengkap dengan segala perbekalannya? Bukankah Anda akan bahagia? "Ketahuilah," kata Rasul, "Allah akan lebih senang lagi melihat hamba-Nya yang berlumuran dosa berjalan kembali menuju-Nya!"

Allah berfirman: "Dan kembalilahh kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi)." (QS 39:54)

Saudaraku...
Seperti onta yang sesat jalan dan mungkin telah tenggelam di dasar samudera, mengapa kita tak berjalan kembali menuju Allah dan menangis di "kaki kebesaran-Nya" mengakui kesalahan kita dan memohon ampunNya...
Saudaraku…
Marilah kita mengisi kemerdekaan ini dengan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ingatlah, kalau dulu iman untuk merebut kemerdekaan sekarang iman untuk mengisi kemerdekaan.

Wahai Tuhan Yang Kasih Sayang-Nya lebih besar dari murka-Nya, Ampuni kami Ya Allah!
Baca Selengkapnya →Ath-Opinion Read More..

Perkenalan



Assalamualaikum Wr.Wb
Kini telah hadir blog ath thullab di depan anda. Bagi alumni-alumni insan cendekia yang tertarik mengisi blog ini, harap mengirimkan kontennya ke email ath.thullab8@gmail.com
Terima kasih atas partisipasi anda.
Wassalam
Baca Selengkapnya →Perkenalan Read More..