Minggu, 26 Februari 2012

Nggak Betah di ICG?

Hari gini masih nggak betah di ICG??? Please deh, kenapa juga harus nggak betah. Kita seharusnya bangga karena kita telah berhasil meraih kursi di ICG yang diperebutkan banyak orang (tapi jangan sombong ya!). Bukan nggak bangga ya?? Baik, mari kita coba analisis kenapa sih masih ada yang nggak betah.
1. pertemanan
Nah, ini nih salah satu faktor yang mempengaruhi kebetahan kita di ICG (betul toh). Untuk faktor ini ada beberapa hal yang harus kamu hindari supaya pertemananmu di ICG baik:
-Nggak berani gaul; jangan salahin orang lain kalau kamu nggak berani gaul sama temen-temen kamu. Jangan sampai kamu nggak kenal sama teman sekamarmu. Beranikanlah diri memulai pergaulan dengan perbincangan singkat seperti menanyakan kabar, berdiskusi bareng teman, atau perhatiin temen yang butuh bantuan. Pokoknya, selama sikapmu tidak menyinggung hati orang lain, beranikanlah diri untuk bergaul. Jangan tertutup amat deh...
-Kebanyakan ngomong; orang susah ngomong memang membahayakan, tapi kalau kebanyakan ngomong gimana tuh? Ha, selain harus terbuka pada teman, kita juga harus menjaga mulut kita untuk tidak mengeluarkan kata-kata yang dinilai tidak terlalu penting. Apalagi kalau sampe ngomongin kejelekan orang lain dan menyakiti hati teman. Gimana tuh jadinya ya? Kamu juga jangan terlalu berlebihan jika berbincang dengan temanmu. Bicarakanlah hal-hal yang bernilai positif, jangan sampai deh orang lain risih mendengarkan kita berbicara dan ogah gaul sama kita.
Kamu juga boleh tanya-tanya sama temen kamu seputar sikapmu. Mintalah temanmu untuk terbuka dan yakinkan ia kamu nggak bakal nimpukin dia kalau ngomongin keburukan kamu.
2. Prestasi di Sekolah
Nilai kamu mengkhawatirkan atau kamu belum puas dengan capaianmu sekarang? Hm... mungkin kamu salah strategi dalam belajar. Coba deh banyak-banyak diskusi sama temen kamu untuk mengetahui segimana jauh kemampuanmu bisa diandalkan. Ingat, semuanya harus dihadapi dengan kesabaran. Sabar disini bukan kamu tenang-tenang mendapat nilai tak kompeten trus kamu santai, BUKAN!!! Kamu harus berusaha lebih keras dan jangan lengah dengan rintangan dan godaan yang menggangu misimu.
3. Makanan kantin
Wih, kamu nggak suka makanan kantin. Aduh, apa sih kurangnya makanan dari kantin? Makanan di kantin tuh udah menggunakan standar tinggi untuk memenuhi gizi kita. Kalau kamu nggak terbiasa dengan makanan khas Gorontalo yang aduhai ini, kamu wajib membiasakan diri dengan makanan yang menggoyangkan lidah ini. Tenang aja, kamu nggak bakal keracunan kok. Coba deh...
4. Rutinitas di ICG
Masih susah bangun pagi? Atau kurang waktu tidur? Terkekang dengan peraturan madrasah? Atau belum biasa belajar di pagi siang malam? Hah... kamu harus membiasakan dirimu dengan rutinitasmu disini. ICG tuh dirancang supaya kita memiliki karakter yang kuat. Jadi, kalo sekarang kamu ngerasa tertekan, bersiaplah kamu akan menjadi orang yang bermental baja (wih....).
5. Kangen ortu, temen di kampung dan pacar (lho?)
Terus membayangkan saat-saat kebersamaan yang telah terlewatkan memang cukup menyakitkan. Tetapi kerinduan yang berlebih ini akan lebih bermanfaat jika kamu menjadikannya sebagai bahan bakar semangatmu. Dengan kerinduan yang semakin mengguncang, semakin harus kamu meyakinkan dirimu dan membuktikannya pada orang-orang dekatmu bahwa kamu dapat mempersembahkan prestasi terbaik di ICG. Gimana kalau seperti ini, bisa?
Baca Selengkapnya →Nggak Betah di ICG? Read More..

Sabtu, 25 Februari 2012

Asyiknya Bercocok Tanam

Aduh... subhanallah panas banget hari ini. Brrr... dingin banget, kakiku jadi males jalan nih. Nah... itulah sebagian komentar yang terlontar mengenai keadaan cuaca yang makin ekstrim saat ini, penyebanya? Ehm.. pasti diantara Atthullabers banyak yang menjawab global warming, iya kan? Yups.. jawabannya benar. Tapi apa hubungannya dengan tema kita ya?

Jabir  r.a. berkata bahwa Rasulullah Saw. Bersabda,

                                “Apabila seorang Muslim menanam suatu tanaman, lalu tanaman itu dimakna manusia atau binatang  melata, atau siapa saja, maka baginya pahala sedekah.”(HR Muslim)

  Wuihh….subhanallah banget kan Athullabers. Inilah langkah yang senantiasa disuarakan oleh para pencinta lingkungan dan orang-orang yang peduli terhadapnya. Jangan salahkan siapa-siapa akibat perubahan iklim yang terjadi saat ini. Panas, memang. Dingin, pasti. Begitulah kondisi planet Bumi kita yang tercinta ini di bebagai belahannya. Ketika panas, penasnya hingga ke ubun-ubun. Bila dingin, bekunya hingga ujung jempol. Aduh.. puyeng bangetkan? Tapi inilah solusi yang dianjurkan oleh Baginda  Nabi Saw. Sebagai wasiat agar tetap bercocok tanam yang secara tidak langsung telah menghidupkan upaya penghijauan dan juga melakukan pelestarian alam tentunya.. Kita telah mendapatkan amanah untuk tetap menjadi khalifah di bumi ini. Sehingga seharusnya kita memelihara semua karunia yang telah diberikan oleh Allah Sang Khalik, tanpa merusaknya hingga manfaat demi manfaat terus terjaga. Tidak salah untuk melakukan penebnagan hutan. Tapi ingat jangan yang liar. Inilah yang salah habis manis sepah dibuang. Ingat amanah kita. Lakukan penghijauan sebisa mungkin, agar kehidupan di muka bumi ini tetap belangsung dengan damai di bawah kasih sayang Allah Yang Maha Pengasih.
Baca Selengkapnya →Asyiknya Bercocok Tanam Read More..